a a a a a a a a
Logo Header  Footer

Event & News

Penurunan Biaya Logistik dapat Mengatasi Ketimpangan (Sumber: MediaIndonesia.com)
Biaya logistik yang tinggi telah menciptakan ketimpangan ekonomi antara daerah-daerah di Indonesia. Contohnya masih terjadinya ketimpangan harga barang dan pangan di pulau Jawa yang lebih murah dibandingkan pulau-pulau lainnya, seperti di Papua.

Oleh karena itu, menurut pakar ilmu manajemen rantai suplai yang juga ketua umum Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI) R. Beniadi Setiawan pemerintah perlu terus mendorong penurunan biaya logistik nasional dengan melakukan reformasi sistem logistik.

Menurutnua reformasi harus dilakukan untuk mengefisiensikan seluruh proses pengiriman barang dari hulu hingga hilir dengan mengintegrasikan sektor-sektor transportasi, pergudangan, distribusi, dan informasi logistik di seluruh wilayah Indonesia.

Penurunan biaya logistik nasional ini, kata dia, nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga negara Indonesia. Dengan biaya logistik yang lebih rendah, harga barang di pasaran akan menjadi lebih murah dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat. "Dengan harga barang yang lebih murah, daya beli masyarakat akan meningkat dan kesejahteraan akan tercapai," ujar Beniadi, dalam keterangan resminya, Sabtu (30/9).

Selain itu. tambahnya, dengan harga barang yang lebih murah, produk dalam negeri akan menjadi lebih kompetitif dan ekspor akan meningkat. Dengan harga barang yang lebih murah, kesenjangan ekonomi antara daerah-daerah juga akan berkurang dan distribusi akan lebih merata.

Dia mengatakan penurunan biaya logistik nasional dapat mendorong terciptanya kemanusiaan yang adil dan beradab dengan memberikan perlakuan yang sama kepada semua warga negara tanpa membedakan status sosial, ekonomi, atau geografis.

Penurunan biaya logistik nasional juga dapat memperkuat persatuan Indonesia dengan menghubungkan daerah-daerah yang terpencil dan terisolasi dengan daerah-daerah lainnya melalui jaringan transportasi yang efisien dan terintegrasi. Penurunan biaya logistik nasional juga dapat merefleksikan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan sistem logistik nasional.

Penurunan biaya logistik nasional juga dapat menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dengan menjamin hak setiap warga negara untuk mendapatkan barang-barang yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

“Penurunan biaya logistik nasional bukan hanya merupakan sebuah program ekonomi, tetapi juga merupakan sebuah komitmen politik dan moral untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila.” (M-3)

Sumber: https://m-mediaindonesia-com.cdn.ampproject.org/c/s/m.mediaindonesia.com/amp/amp_detail/617962-penurunan-biaya-logistik-dapat-mengatasi-ketimpangan
Read More
Biaya Logistik di Indonesia Masih Tinggi, Ini Solusinya (Sumber: Beritasatu.com)
Jakarta, Beritasatu.com - Biaya logistik Indonesia tergolong tinggi yakni mencapai 14,1% terhadap produk domestik bruto (PDB) dipicu ongkos transportasi, pergudangan, dan simpan material persediaan (inventory). Untuk itu diperlukan kebijakan lintas sektoral kementerian/lembaga (K/L), perusahaan BUMN, akademisi, dan swasta.

"Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan bongkar muat di dermaga, fasilitas di pelabuhan menengah dan kecil perlu dilengkapi peralatan material handling modern, di samping menyeimbangkan volume arus barang dari wilayah barat dan timur Indonesia melalui pemerataan sentra produksi utama setiap provinsi," kata Chairman Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia (IARSI), Beniadi di Jakarta, Senin (19/9/2023).

Untuk itu, kata dia, diperlukan peran Kementerian BUMN untuk seluruh perusahaan BUMN logistik dan maritim agar meningkatkan produktivitas dan efisiensi infrastruktur logistik, khususnya yang memerlukan investasi besar dan belum memiliki volume transaksi logistik yang mumpuni secara bisnis. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan jaringan dan fasilitas gudang yang dimiliki Pos Indonesia dan Bulog yang tersebar di berbagai pelosok negeri ini. "Sektor usaha swasta masih berat menjalankan operasional bisnis logistiknya, seperti melakukan investasi peningkatan kapasitas luas dan ketahanan dermaga," kata dia.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenku) perlu memberikan skema insentif perpajakan yang mampu mendorong kegiatan investasi dan operasi perusahaan-perusahaan logistik, maritim dan aviasi swasta dalam negeri agar lebih kompetitif.

Elaborasi dunia pendidikan dan asosiasi profesi logistik, serta rantai suplai di Indonesia juga perlu digencarkan untuk mendorong penurunan biaya logistik nasional. Tujuannya menciptakan lulusan-lulusan perguruan tinggi yang sesuai kebutuhan di bidang logistik dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa pekan lalu menyatakan biaya logistik Indonesia ditargetkan turun menjadi 9% dari PDB pada 2045 dari saat ini 14,1%. Angka tersebut dihasilkan dengan cara menurunkan 3 komponen utama biaya logistik yaitu ongkos transportasi, biaya pergudangan, dan biaya simpan material persediaan (inventory). "Hasil kajian logistik di Bappenas untuk domestik 14,1% dan ekspor logistic cost 8,98%," kata Suharso dalam acara "Era Baru Biaya Logistik untuk Indonesia Emas 2045".

Sumber: https://www-beritasatu-com.cdn.ampproject.org/c/s/www.beritasatu.com/ekonomi/1067602/biaya-logistik-di-indonesia-masih-tinggi-ini-solusinya/amp
Read More
Rawan Korupsi, Pengadaan Barang dan Jasa Perlu Ditangani Secara Profesional (Sumber: Beritasatu.com)
Jakarta, Beritasatu.com - Korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa atau PBJ kian memprihatinkan. Berdasarkan pemantauan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebanyak 1.335 dari 2.760 atau sekitar 48,3% kasus korupsi yang ditangani penegak hukum sepanjang 2016 hingga 2021 adalah korupsi yang berkaitan PBJ.

Selain menghambat pembangunan di Indonesia, korupsi dengan nilai yang fantastis menciderai masyarakat karena anggaran pengadaan barang dan jasa bersumber dari pajak yang dipungut dari masyarakat.

Untuk mencegah korupsi PBJ, Ketua Umum Ikatan Ahli Rantai Suplai Indonesia, R. Beniadi Setiawan mengingatkan pentingnya program sertifikasi PBJ untuk meningkatkan kualitas SDM di fungsi pelaksana dan pengelola pengadaan.

Namun yang juga tidak kalah penting, kata Beniadi, pemetaan pemenuhan minimum pengalaman dalam melaksanakan dan mengelola pengadaan PBJ pemerintah. Menurutnya, profesional pengadaan di tiap instansi pemerintah dan BUMN/ BUMD harus mumpuni mengingat kompleksitas dan besar nilai pengadaan.

"Hal ini harus ditunjang dengan penggolongan kepegawaian, jenjang karir hingga kompensasi dan benefit para tenaga ahli pelaksana dan pengelola pengadaan harus menarik dan tidak kalah dengan fungsi utama di instansi, lembaga atau perusahaan negara masing-masing," kata Beniadi kepada Beritasatu.com, Sabtu (20/5/2023).

Beniadi menyatakan, Indonesia tidak kekurangan tenaga profesional pengadaan yang berkualifikasi dan punya jam terbang tinggi. Namun, para profesional itu kini banyak yang berkarier di luar negeri karena lebih dihargai.

"Mereka justru dipekerjakan oleh perusahaan-perusahaan swasta bahkan juga banyak profesional pengadaan kita yang berkaliber tinggi justru saat ini berkarier di luar negeri karena justru di sanalah mereka diberikan kompensasi dan penghargaan tinggi," ungkapnya.

Beniadi mengatakan, profesional pengadaan akan melengkapi pembenahan sistem yang terus dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Dikatakan, LKPP terus menggalakkan program digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, yang khususnya bersifat barang/jasa standar dan kebutuhannya berulang, melalui sistem e-Katalog yang dikelola oleh LKPP.

"Berbagai aturan untuk mendorong proses PBJ yang terbuka, transparan dan mampu menghadirkan persaingan yang adil pun juga sudah banyak tersedia dan diaplikasikan di banyak lembaga, institusi pemerintah dan BUMN/BUMD," katanya.

Sumber: https://www-beritasatu-com.cdn.ampproject.org/c/s/www.beritasatu.com/nasional/1045878/rawan-korupsi-pengadaan-barang-dan-jasa-perlu-ditangani-secara-profesional/amp
Read More
Tantangan Manajemen Persediaan
Seperti ungkapan lama, benci tapi rindu…safety stock/jumlah persediaan merupakan hal yang selalu ingin dihilangkan/dikurangi, namun disisi lain terus menjadi perhatian manajemen mengenai kepastian availability nya agar operasi / proyek diyakini tidak akan mengalami stockout, hal ini dapat terjadi terutama disebabkan oleh 3 faktor utama dalam bisnis, yaitu Demand Variability, Supply Variability dan Strategi manajemen persediaan oleh perusahaan.

Karena safety stock dapat berkontribusi terhadap tingginya biaya operasi perusahaan, maka penetapan jumlah hingga lokasinya harus tepat berdasarkan pertimbangan delivery time, resiko suplai & logistik, hingga criticality & resiko equipment/material terhadap kelangsungan operasi perusahaan.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you.
Read More
Lean Culture
Setelah suatu Lean Event/Project berhasil dilakukan dan diakui keberhasilannya, Perusahaan jangan hanya berpuas diri dan berhenti hingga capaian itu saja. Tugas selanjutnya bagi Perusahaan dan para Lean Manager/Fasilitator adalah untuk memastikan agar kebiasaan dan budaya Lean dapat dijalankan oleh seluruh karyawan Perusahaan, baik dalam kondisi ekonomi Perusahaan yang sedang sulit, atapun dalam performansi terbaiknya.

Keberhasilan sejati dalam implementasi Lean Management adalah adanya keberlanjutan dan perbaikan penerapan Lean Management tersebut di Perusahaan hingga menjadi kebiasaan dan budaya sehari-hari dalam menidentifikasi, menghilangkan pemborosan dan melakukan perbaikan yang berkelanjutan, beriringan dengan usia hidup Perusahaan.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you.#orsi #leanmanagement #supplychainmanagement
Read More
Shippers - Carriers Collaborations
Pandemi dan resesi ekonomi yang telah terjadi beberapa tahun belakangan ini telah mempengaruhi industri logistik dengan mengubah pola hubungan antara perusahaan Carriers dengan perusahaan Shippers. Berbagai perusahaan Shippers memfokuskan upaya mereka untuk mencapai pengurangan tarif dan penghematan biaya pelayanan transportasi barang yang berdampak pada jumlah volume pengiriman yang lebih kecil namun mencakup proporsi jumlah transaksi yang lebih besar dari total bisnis Shippers saat ini.

Disisi lain perusahaan Carriers memposisikan diri mereka untuk berada dalam kelompok kegiatan pengangkutan yang lebih kecil yang dipilih oleh perusahaan Shippers tertentu. Berbagai macam praktik inovatif muncul ketika perusahaan Shippers dan Carriers tersebut berupaya untuk mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas layanan mereka, termasuk sistem pengiriman tagihan terotomasi, dan penggunaan berbagai sistem berbasis internet & aplikasi real-time lainnya seperti siatem pelacakan pengiriman, pencarian tarif, pelacakan klaim, dan pembayaran pengiriman.

Kedua jenis perusahaan di industri Logistik tersebut harus dapat berkolaborasi dengan lebih baik, lebih adaptif, lebih cepat dan lincah, lebih traceable, namun dengan biaya yang lebih hemat agar dapat memenangkan pelanggan dalam industri logistik yang makin kompetitif saat ini.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you.
Read More
SCM Professional Challange
Konsep Just-in-time (JIT) dan Lean Management, seperti kebanyakan konsep manajemen produksi & operasi pada umumnya dirancang untuk dapat bekerja dengan optimal pada kondisi rantai suplai, ekonomi dan industri yang normal dan konsisten.

Namun ketika terjadi krisis karena pandemi, terjadinya perang di negara besar, krisis tenaga kerja, bencana alam, hingga krisis lainnya terjadi baik secara nasional, regional maupun global, banyak perusahaan akhirnya menyadari pentingnya kebutuhan kualitas profesional manajemen rantai suplai mereka.

Gangguan suplai yang terjadi sejak tahun 2020 hingga saat ini telah menguji kematangan seluruh profesional rantai suplai di organisasi supply chain setiap perusahaan besar, serta fleksibilitas dan waktu respon mereka dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan yang tiba-tiba terjadi dan selalu berubah terus diandalkan oleh para Pimpinan Manajemen Puncak Perusahaan.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you
Read More
Fakta Negosiasi
Banyak yang berpendapat bahwa jika kita dapat melakukan suatu proses negosiasi berdasarkan fakta yang ada maka perselisihan dan potensi deadlock akan berkurang. Sayangnya pendapat tersebut terkadang luput dari kenyataan bahwa suatu kejadian yang sama dapat dipersepsikan berbeda oleh orang-orang yang bahkan terlibat langsung kejadian tersebut.

Sebagai contoh alkisah ada 2 orang penjual sepatu dikirim oleh perusahaannya ke suatu daerah terpencil. Setelah beberapa hari salah satu penjual sepatu tersebut melaporkan kepada perusahaannya 'Buang-buang waktu dan tenaga saya saja, tidak ada yang memakai sepatu disini!. Sedangkan penjual yang lain juga melaporkan fakta yang sama 'Berita bagus, bahwa tidak ada yang memakai sepatu disini!'. Fakta yang sama, tetapi dua perspektif yang berbeda.

Sebelum melakukan proses negosiasi lebih lanjut, pastikan Anda dapat cek bahwa seluruh pihak memiliki cara pandang yang sama terhadap fakta yang dibahas, atau setidaknya memiliki gambaran umum yang serupa. Mulailah membahas berbagai kesamaan yang baik tersebut sebelum proses negosiasi atau mediasi masuk dalam pembahasan hal-hal yang masih berbeda dan perlu disepakati bersama.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you.
Read More
Tantangan dan peluang Supply Chain Manager saat ini
Banyak Supply Chain Manager saat ini mulai merasakan efek tekanan dari meningkatnya berbagai harga barang dan jasa ditengah tingkat persaingan usaha yang juga semakin ketat. Pelanggan saat ini juga sangat menuntut untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga lebih murah namun dengan pengiriman yang lebih cepat dan fleksibel.

Upaya perusahaan untuk dapat bertahan dikondisi seperti sekarang ini memaksa perusahaan untuk melakukan pengurangan staf di tim mereka sendiri namun manajer yang tersisa diminta untuk dapat menangani lebih banyak tanggung jawab diseluruh lingkup rantai suplai dengan jumlah personil yang jauh semakin sedikit, disamping itu pemimpin rantai suplai juga diminta harus mampu menurunkan level persediaan namun tidak boleh menggangu operasi/produksi yang berjalan.

Dibalik beratnya tantangan dan semakin terbatasnya sumberdaya yang tersedia tersebut, justru saat inilah momen yang tepat untuk pemimpin supply chain yang handal dapat berperan penting dan mendapat perhatian serta dukungan dari Top Management untuk menjalankan berbagai upaya optimalisasi yang mungkin dapat mengurangi “kenyamanan” beberapa pihak namun harus dilakukan agar perusahaan dapat bertahan dan tetap kompetitif.

Semoga bermanfaat & salam optimasi!
Get your professional certificates to boost your profile & career. Please visit www.orsi.web.id to gain more information regarding Supply Chains International Certification Programs. Thank you.
Read More